Senin, 02 Juni 2014

Nama-nama Malaikat dan Tugasnya

RUKUN IMAN yang kedua ialah percaya kepada malaikat. Setiap Muslim yang mengucap dua kalimah syahadah wajib mempercayai adanya malaikat yang juga makhluk Allah SWT yang diciptakan daripada cahaya.

Zat malaikat adalah halus, tidak nampak oleh mata kasar manusia biasa tetapi mampu dilihat oleh manusia yang luar biasa seperti Nabi dan Rasul.
Rupa malaikat yang sebenar hanya Allah SWT yang tahu. Namun, berdasarkan hadis, malaikat mampu menjelma dalam pelbagai rupa manusia dan makhluk lain.
Ia berakal, boleh berkata-kata dan mampu bergerak ke satu jarak yang jauh dalam masa singkat. Kewujudan malaikat semata-mata untuk taat dan menjalankan titah perintah Allah SWT.
Malaikat tidak makan dan tidak minum, tidak mengantuk dan tidak tidur, tidak juga ia berasa penat dan letih.
Malaikat sangat banyak bilangannya dan Allah SWT saja yang tahu bilangan sebenarnya. Dalam ilmu Tauhid, umat Islam diwajibkan mengenal 10 malaikat dan tugasan mereka.

Pahlawan-pahlawan Kemerdekaan Indonesia


Lahir di Banjarmasin, 1809
Perjuangan (1859)
Wafat di Bayan, 11 – 10 – 1862
 Makam di TMP Banjarmasin


2. Cut Nyak Dien


Lahir di Lampadang, 1850
Istri dari Teuku Umar
Wafat di Sumedang, 6 – 11 – 1908
Makam di Gunung Puyuh, Sumedang

3.  Cut Nyak Meutia


Lahir tahun 1870
Wafat di Pasai, 24 – 10 – 1910
Makan di Keureuto, Lhok Sukon

4. Sultan Hasanuddin


Lahir di Ujungpandang, 12 – 1 – 1631
Perjuangan (1633 – 1669)
Wafat di Ujungpandang, 12 – 6 – 1670
Makam di Ketangka, Ujungpandang

5. Tuanku Imam Bonjol


Lahir di Pasaman,1772
Tokoh Perang Paderi
Perjuangan (1821 – 1837)
Wafat di Manado

6. Sri Susuhuman Pakubuwono VI


Lahir di Solo, 1807
Wafat di Ambon, 5 – 7 – 1849
Makam di Imogiri, Yogyakarta

7. Kapten Pattimura


Lahir di Ambon, 8 – 6 – 1783
Perjuangan (1817)
Wafat di Ambon, 16 – 12 – 1817
Makam di Laut Maluku

8. Sisingamangaraja XII


Lahir di Bakara, 1849
Perjuangan (1883 – 1907)
Wafat tanggal 17 – 6 – 1907
Makan di TMP Balige

9. Sultan Ageng Tirtayasa


Lahir di Banten, 1631
Perjuangan (1651 – 1682)
Wafat di Jakarta, 1683
Makam di Kesultanan Banten

10. Teunku Umar



Lahir di Meuleboh, 1854
Perjuangan (1873 – 1904)
Wafat di Meuleuboh, 11 – 2 – 1899
Makam di Mugo, Aceh
Tengku Cik Ditiro
Berbagai Makanan Khas Bali
 
Pulau Bali tidak hanya terkenal dengan kekayaan alam yang indah, serta budaya beragam. Kuliner khas pulau dewata itu pun mampu menggoda para wisatawan untuk mencicipinya.


Makanan Bali memang terkenal sangat enak dan banyak sekali macamnya, banyak wisatawan mancanegara yang tertarik ingin mencobanya menurut mereka makanan khas bali sangat enak dan membuat ketagihan

 Terdapat banyak jenis makanan khas bali yang bisa anda dapatkan disini, berikut ini macam-macam makanan khas bali :

1. Ayam Betutu Bali

Ayam Betutu adalah lauk yang terbuat dari ayam atau bebek yang utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam. Betutu ini telah dikenal di seluruh kabupaten di Bali. Salah satu produsen betutu adalah desa Melinggih, kecamatam payangan kabupaten Gianyar. Ayam betutu juga merupakan makanan khas Gilimanuk. Betutu digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat serta sebagai hidangan dan di jual. Konsumennya tidak hanya masyarakat Bali tapi juga tamu manca negara yang datang ke Bali, khususnya pada tempat-tempat tertentu seperti di hotel dan rumah makan atau restoran. Betutu tidak tahan disimpan lama.

2. Serombotan

Srombotan adalah sayuran khas Klungkung Bali, terbuat dari sayur buah botor muda atau paku, toge, kobis yang dimasak setengah matang. kemudian diberi bumbu disebut kalas yang terdiri dari santan yang diberi tumbukan kunyit, lengkuas, bawang merah dan bawang putih, ketumbar dan sedikit kencur. Cara memasaknya yaitu degan dimasak hingga kental. Kalas inilah yang menjadi ciri khas serombotan yang kalau dihidangkan harus menggunakan kacang goreng dan nasinya bercampur ubi jalar atau nasi oran sele orang Bali menyebutnya. Sayur ini sudah mendunia, karena restorant Made dan beberapa restorant di Bali menjadikannya sebagai hidangan utama pada menunya. Adalah Bondan WInarno pembawa acara wista kuliner di trans tv yang memberikan istilah MAKNYUS alias enak murah dan enak untuk Srombotan ini. Dia seakan menjadi icon utama dibalik kelesatan sayuran di Bali saat ini

3. Nasi Jenggo

Nasi jenggo (atau nasi jinggo) adalah makanan khas Bali yang serupa dengan nasi kucing, namun lauk disediakan sangat berbeda, umumnya adalah mie goreng, sambal, serundeng, dan ayam yang disuwir-suwir pedas. Namun nasi jenggo dapat ditambahkan dengan telur, tempe, dan tahu. Nasi jenggo umumnya dibungkus dengan daun pisang.
Sama seperti nasi kucing, porsi nasi jenggo sangat sedikit dan harganya murah (umumnya Rp. 1000,- sampai Rp. 5000,-), sehingga nasi jenggo kurang mengenyangkan dan biasanya dibeli beberapa bungkus.

4. Sate Susu
Sate susu. Selama ini bali kita kenal sebagai salahsatu provinsi di indonesia yang agama terbesarnya adalah hindu dan islam hanya menjadi salahsatu agama minoritas, tetapi jangan dikira saat bulan ramadan seperti sekarang ini di bali tidak akan kita temukan keramaian yang berhubungan dengan ramadan. Salahsatu keramaian ramadan yang bisa kita temukan adalah pasar sore ramadan yang terletak di kampung jawa dan makanan paling di cari disana adalah sate susu yang memang menjadi makanan khas kampung jawa terutama saat ramadan.
Sate susu ini rasanya tidak seperti sate yang banyak kita temukan di jawa atau dimana-mana seperti sate madura atau sate klatak yang ada di jogja. Selain karena bahan dasar yang di gunakan berbeda, bumbu dan cara memasaknya juga berbeda. Dan karena sate susu ini berada di kampung jawa yang memang mayoritas penduduknya berasal dari jawa maka bisa dibilang rasa sate susu ini adalah perpaduan masakan jawa dan bali.

5. Jaja Bali
Jaja Bali adalah kue-kue basah ala Bali. Rasa kuee di Bali itu cenderung manis, selain suka pedas lidah orang Bali suka manis. Dari deretan kue-kue basah yang cukup terkenal di Bali, misalnya laklak, kelepon, dan bulung biasanya selalu menawarkan rasa manis. Orang Bali biasa membuat pemanisnya dari gula kelapa atau mereka menyebutnya dengan gula Bali.
Uniknya kue kelepon yang memiliki bentuk bulat-bulat seukuran bakso yang kecil dan di dalamnya berisi cairan gula merah, cara makannya haruslah ekstra hati-hati. Anda jangan langsung menggigitnya karena gula di dalam kue tersebut akan muncrat dan mengotori baju. Oleh sebab itu, sebaiknya harus dimasukkan terlebih dahulu, kalau sudah yakin mulut tertutup rapat, barulah menggigit kue tersebut, dan cres… rasakan sensasi cairan gula merah yang manis lumer di dalam mulut.
Hanphone  Canggih di Dunia

1.Ponsel Alam/Ponsel Recycle



Inilah 5 Handphone Tercanggih di Dunia, Ponsel ini katanya terbuat dari jerami alias rumput kering. Hmm, walaupun konsepnya “recycling” atau dapat diperbaharui kembali, dan ramah lingkungan. Namun sepertinya ponsel ini tidak praktis, karena mungkin tidak akan bertahan lama karena faktor kondisi bahan material penyusunnya. Anyway, ide back to nature pada ponsel ini didesain oleh Je-Hyun Kim
Berbagai Penyakit Mematikan dan Penyebabnya

Kalau artikel terdahulu saya membahas mengenai 10 Penyakit menular  dan Mematikan kali ini saya tertarik untuk membahas kembali mengenai masalah kesehatan yang sedikit agak mirip, tepatnya mengenai 10 penyakit yang Fatal akibatnya bagi manusia. Artikel ini dimaksud sebagai informasi dan bukan menakut-nakuti ya.

1. Malaria

Malaria ditularkan melalui nyamuk yang membawa parasit Plasmodium sp (saat ini dikenal ada 5 jenis parasit, tetapi yang diketahui paling berbahaya adalah Plasmodium falciparum). Di tubuh manusia, parasit memperbanyak diri di hati (liver) dan kemudian menginfeksi sel darah merah.

Gejala penyakit ini muncul setelah 10 sampai 15 hari setelah digigit nyamuk, di mana gejalanya adalah demam, sakit kepala dan muntah. Jika tidak segera dirawat, malaria menjadi pembawa petaka dengan cara mengganggu supply darah ke seluruh organ vital. Repotnya lagi di beberapa negara diketahui parasit ini menjadi resisten terhadap beberapa jenis obat-obat malaria.

WHO mencanangkan tanggal 25 April menjadi Hari Malaria Sedunia, sebagai tanda betapa seriusnya penyakit ini terutama di beberapa negara berkembang. Pada tahun 2008 ditemukan 247 juta kasus penyakit malaria dan hampir 1 juta kematian terutama pada anak-anak di Afrika. 20% kematian pada bayi di sana disebabkan oleh penyakit ini.

Tindakan pengendalian yang dilakukan bagi penderita adalah perawatan sesegera mungkin dengan terapi kombinasi artemisin.